Profile

Profile (1)

Latar Belakang

14 Sep 2017 Written by

Rahima, Pusat Pendidikan dan Informasi tentang Islam dan Hak-hak Perempuan  adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dalam perpektif Islam. Rahima didirikan untuk merespon kebutuhan informasi mengenai gender dan Islam. Rahima berdiri pada  tanggal 5 Agustus 2000 dan keberadaannya disahkan oleh Notaris pada tanggal 11 September 2000 di  Jakarta. Lembaga ini memulai aktivitasnya pada bulan  Pebruari 2001.

Bertepatan dengan rangkaian perayaan Ulang Tahunnya yang ke-10, dalam momentum Seminar "Masa Depan Kepimipinan Ulama Perempuan" pada tanggal 23 November 2010, secara resmi diumumkan perubahan bentuk kelembagaan Rahima dari Yayasan ke Perhimpunan. Dengan demikian lembaga ini kemudian dikenal dengan nama "Perhimpunan Rahima". Tema utama yang diangkat oleh Perhimpunan Rahima adalah "Ulama Perempuan untuk Kemaslahatan Manusia".

Nama “Rahima” sendiri diambil  karena   terinspirasi oleh 2 hal. Yaitu  berasal kata dari  “rahim” perempuan, sebuah tempat  dimana  sebuah entitas kehidupan dimulai, dan diambil salah satu nama Tuhan yang indah (al asma-ul husna)  yakni “ar rahman dan ar rahiim”. Yang berarti Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.  Dengan demikian “rahima” dimaknai sebagai upaya untuk merayakan kehidupan dengan semangat welas asih.

Pada awalnya Rahima berfokus pada pendidikan kritis dan penyebaran informasi tentang hak-hak perempuan di lingkungan pesantren. Kemudian karena tuntutan  kebutuhan masyarakat , Rahima memperluas jangkauannya pada berbagai kelompok di luar pesantren  seperti pada madrasah, para guru di lingkup sekolah agama maupun guru agama Islam di sekolah negeri, majelis ta’lim, organisasi perempuan muslim,  organisasi kemahasiwaan, dan  berbagai LSM.

Keanggotaan Perhimpunan Rahima bersifat terbuka namun terbatas. Untuk periode 2011-2015 keanggotaan Rahima terdiri dari 33 orang yang mewakili perwakilan mitra Rahima (peserta program pendidikan Rahima) dari berbagai daerah, ulama, tokoh pesantren, akademisi, maupun aktivis gerakan masyarakat sipil yang menjadi simpul-simpul gerakan Rahima. diantaranya adalah Wahyu Budi Santoso, Farha Ciciek M.Si., Daan Dini Khairunnida, MA., Dra. Hj. Maria Ulfah Anshor, M.Hum., Badriyah Fayumi, Lc., Faqihuddin Abdulkodir MA., Ust. Imam Nakhai, M. Ikhsanuddin M.Ag., Tohari M.Pd., Syafiq Hasyim, MA., Dra. Hj. Ida Nurhalida Ilyas, Siti Amsariyah, MA., Ust. Cecep Jaya Karama, Neng Hannah M.Ag., Dra. Muyassaroh, Najmatul Millah, M.Ag.

BADAN PENGAWAS

Ketua : Kamala Chandrakirana, MA

Anggota :

KH. Husein Muhammad

Drs. H. Hilmi Ali

 

BADAN PENGURUS

Ketua : Dra. Hj. Masruchah

Sekretaris : Hindun Annisa

Bendahara : Drs. Kusnaedi

Anggota : Dr. Nur Rofiah

Nur Achmad, M.Ag

Nyai Hj. Siti Ruqayyah Ma'shum

Nyai Hj. Dra. Afwah Mumtazah

 

BADAN PELAKSANA

Direktur : Aditiana Dewi Eridani, SH.

Staf Keuangan : M. Syafran dan Mustika

Koordinator Program : Maman A. Rahman, S.Ag

Staf Program : Nurhayati Aida, SS dan Mawardi, S.Fil. I

Koordinator Dokumentasi dan Informasi : AD. Kusumaningtyas, M. Si.

Staf Dokumentasi Informasi dan Perpustakaan : Ulfah Mutiah Hizmah, S.Sos

Koordinator Kesekretariatan: Imam Siswoko

Staf Kesekretariatan : Binta Ratih Pelu, S.Ag dan Andi Nasari